Senin, 23 Maret 2009
Pengalamanku di Paris
Kami berangkat naik kereta pagi. Karena keretanya di Amsterdam, jadinya kami harus naik kereta dari Groningen ke Amsterdam jam 9 pagi. Sampai di Amsterdam kami menyempatkan dulu belanja makanan selama di jalan. Karena adikku sakit, akhirnya mama membawa sangat banyak peralatan buat adikku daripada barang bawaan. Akhirnya kami berlari ke tempat keratanya, Karena belum datang aku dan om Ari menyempatkan dulu beli kentang. Kereta yang kami naikki bernama kereta thalys. Waktu sudah dating kami sibuk mencari tempat duduk sayangnya om Ari beda gerbong kereta sama kita. Karena amellia adikku sakit, akhirnya dia langsung cepat - cepat tidur, sedangkan aku mendengarkan saja mp3 ku, tapi akhirnya aku ngantuk, akhirnya aku tidur dibalik jas ku. Selama di perjalanan mama repot mengurusi barang - barang adikku, tapi akhirnya kami semua tidur. Selama 4 jam kami duduk di kereta. Waktu sampai di paris, kami mencari satu tiket untuk turis. Akhirnya dapat, kartu itu hanya berlaku 3 hari dan zonanya hanya 1,2,3, padahal paris memiliki 6 zona. Namanya Paris Visite. Tapi waktu hari kedua, aku bingung kartu Paris Visiteku nggak bias dipake, ternyata itu stationnya yang salah, lega. Pada hari pertama dan kedua kami bermpat menginap di hotel namanya Novotel Hotel. Pada hari pertama karena amellia masih sakit, aku terpaksa harus jalan berdua sama om ari, kami pergi ke menara eiffel, karena malam akhirnya lampu di menara eiffel menyala, dan berkedap - kedip. Karena kameraku ketinggalan di Groningen akhirnya aku meminjam hp om Ari untuk foto. Setelah itu aku beli crepes, om ari beli waffel. Akhirnya kami belI Mc Donalds untuk makan. Akhirnya kami pulang dan tidur nyenyak. Kesokkan harinya amellia sudah baikkan. Akhirnya kami jalan - jalan keliling paris, pada saat itu mama memberi keputuskan belI poket kamera. Kami menyari keliling akhirnya ada. Sehabis itu kami mau makan dan mendatangi restoran Thailand. Ternate jam makan siang udah selesai akhirnya tutup, buka lagi jam 7. Akhirnya kami masuk ke satu restoran eropa, kebetulan ada nasi dan ayam, aku pesan itu, om Ari pizza, mama steak, amellia macaroni. Ternyata yang menikmati makanannya cuma aku sama om Ari. Mama dan Amellia bilang semua nggak enak. Akhirnya kami pergi ke satu wisata namanya Trocadero, disana bias ngelihat gedung - gedung mewah dan menara eiffel dengan tinggi. Amellia sempat mulas akhirnya mama menemani beberapa kali disana. Akhirnya kami pulang ke hotel. Sampai di hotel aku sedikit pusing, dan muntah muntah. Besoknya aku sedikit pusing, ternate aku sakit, kebalikan deh. Padahal nanti siang mau pergi ke Disneyland. Saat itu aku yang teler, kecapean jalan. Akhirnya kami pergi ke restoran Thailand yang kemarin. Kami makan puas disana. Walau aku sempet muntah di restorannya. Aku makan sup, enak deh. Sehabis itu kami naik kereta ke Disneyland lama. Selama di kereta aku tidur. Waktu sampai station Disneyland, karena tiket kita hanya sampai zona 3, kita nggak bias masuk. Kamu panik, untuknya ada orang yang Bantu. Karena sampai sana sudah sore, Disneyland 1 jam lagi tutup, akhirnya kami memutuskan ke hotel, tapi karena aku pusing sekali om Ari mau menggendong aku. Kami naik shuttle bus ke hotel yang bernama Magic Circus @ Disneyland Resort Paris. Sampai sana aku langsung tiduran kecapean, Mama amel dan Om Ari masih suka nonton tv. Waktu malam karena aku nggak bias mandi, Mama membilas aku dengan air dingin. Esoknya kami berangkat langsung ke Disneyland, sayangnya aku masih sakit, akhirnya om Ari menggandeng aku. Disana aku disuruh mama mendingan pinjam kereta dorong saja. Akhirnya om Ari meminjam dari Disneyland. Selama di Disneyland aku diam saja, sedangkan Amellia dan Mama keliling2. Waktu saatnya pulang kami ngantuk banget. Kami mengejar bus, dan akhirnya ada. Sampai dihotel aku langsung tidur dengan nyenyak.Besok nya kami siap2 untuk kembali ke Paris. Setelah semua beres kami pergi ke Paris Nord. Dan akhirnya sampai dikereta. Waktu sampai di Amsterdam kami makan sebentar. Setelah itu embellish ke Groningen. Sampai, Capek banget!!!!!!!!!!!!
Itulah pengalamanku selama di Paris, seru kan…….
Minggu, 01 Februari 2009
Best Friends 4 ever

Glitterfy.com - Glitter Graphics

Glitterfy.com - Glitter Graphics

Glitterfy.com - Glitter Graphics

Glitterfy.com - Glitter Graphics

Glitterfy.com - Glitter Graphics
Best Friend 4 ever
Senin, 08 Desember 2008
Chocolate Store(Cerpen)
Kreisha ingin sekali membeli chocolate tapi ia tidak mempunyai uang. Kreisha selalu menabung untuk membeli chocolate tapi uang dicelengannya selalu dipakai untuk kepentingan sekolahnya. Setiap hari Kreisha selalu menangis karena setiap hari temannya mencemooh Kreisha. Sebab Kreisha tidak pernah membawa chocolate ke sekolah.
Kreisha ingin pulang ke rumah, dijalan Kreisha melewati Chocolate Store. Disana ada berbagai bentuk chocolate tapi Kreisha tidak mempuyai uang untuk membeli. Kreisha langsung pulang dan meminta ibunya yang sedang mencuci untuk membeli chocolate di Chocolate Store. Ibunya tidak mempunyai uang hingga akhirnya Kreisha menangis dikamar. Kreisha selalu mimpi bahwa dia membeli satu chocolate. Tapi itu hanya sebatas mimpi. Ibunya tidak mampu untuk membelikan satu chocolate karena ibunya hanya seorang penjaga warung kecil-kecilan.
Esoknya,Kreisha berjalan lagi ke sekolah ia melewati Chocholate Store. Tanpa disadari, disebelah Kreisha ada seorang nenek tua memberi uang kepada Kreisha”Mengapa nenek memberi uang kepada saya”ujar Kreisha. “Terimalah uang ini nak….nenek tahu kamu ingin membeli chocolate itu adalah impianmu”jawab nenek itu. Diterimalah uang itu oleh Kreisha setelah memberi uang nenek itu langsung menghilang. Kreisha senang, Kreisha langsung memasuki Chocolate Store. Kreisha melihat – lihat betapa banyak macam chocolate disini. Kreisha pun membeli 2 coklat dengan harga Rp 10.000,00. Kreisha sangat senang
Di sekolah teman – teman Kreisha melihat Kreisha membawa chocolate. Teman – temannya bingung melihat Kreisha bisa membawa chocolate.Kreisha senang akhirnya Kreisha juga bisa membawa chocolate ke sekolahnya seperti teman – temannya. Di rumah Kreisha menceritakan pengalaman kepada Ibunya. Bagi Kreisha, pengalaman itu adalah pengalaman yang tak mungkin terlupakan.
Isengmu Membuat Aku Kesal(Cerpen)
Indahnya Persahabatan(Cerpen)
Senagnya Papa Akan Datang
Doain ya semoga papa selamat sampai sini.
Astrid
Team Badminton dan Rijca(Cerpen)
Keesokan harinya, Diadakan mendadak, Siapa yang bisa badminton dengan baik akan bisa masuk gratis ke team badminton. Rijca langsung mendaftar. Tiba saatnya bagian Rijca dia mendapatkan musuh dari kelas 5 segitiga. Ternyata yang memenanginya adalah Rijca. rijca langsung sangat senang dan langsung memberi tahu ibu bapaknya pada saat pulang.
Sehingga setiap latihan Rijca ikut bertanding dan semangat. Waktunya sekarang memberi tahu siapa yang akan masuk sebenarnya Team Badminton dan ternyata yang masuk adalah salah satunya Rijca, Cally dan Johannes. Mereka berpelukan akan menjadi yang sesungguhnya Team Badminton. Rijca pun langsung sangat bahagia.
Disetiap perlombaan Rijca selalu berjuang jadi yang terbaik. Dan membanggakan teamnya. Akhirnya Rijca selalu menang di setiap perlombaan. Dan dibuktikan di teamnya yang terbaik adalah Rijca.

